cara ganti prosesor laptop

Inilah Cara Ganti Prosesor Laptop dan Kenali Dulu Jenis dan Permasalahannya!

Memiliki laptop perlu mengetahui komponen-komponen terpentingnya, salah satunya adalah processor atau prosesor. Sebagai komponen yang vital, terkadang pengguna ingin mengetahui cara ganti prosesor laptop atau upgrade prosesor ke tingkat yang lebih tinggi spesifikasinya.

Jika pengguna ingin mengetahui cara mengganti processor laptop, maka lebih baik pengguna mengetahui terlebih dahulu tentang beberapa informasi pendukung lainnya. Seperti jenis-jenis prosesor dan berbagai permasalahan yang muncul hingga mengharuskan pengguna mengganti prosesor.

Jenis-Jenis Prosesor Laptop

Pada dasarnya, jenis-jenis prosesor sangat banyak. Namun, pengguna hanya perlu mengetahui 2 jenis prosesor yang banyak direkomendasikan. Kedua prosesor tersebut adalah Inteldan AMD. Perbandingan keduanya akan memberikan sudut pandang bagi pengguna sebelum mengetahui cara ganti prosesor laptop yang bermasalah.

Prosesor Intel biasanya ditujukan pada komponen laptop atau PC yang biasa dipakai untuk kebutuhan normal hingga pemakaian berat. Karena prosesor ini harganya lebih mahal, maka keunggulannya pun tidak main-main, yaitu tahan panas dan performa yang baik dan tinggi.

Namun, keberadaan prosesor Intel terancam dengan adanya pesaing lain, yaitu prosesor AMD. Prosesor jenis ini cocok digunakan bagi pengguna yang suka bermain game dan membutuhkan laptop dengan spesifikasi berat. Selain itu, prosesor AMD memiliki harga yang cukup terjangkau dibanding Intel.

Masalah Penyebab Prosesor Harus Diganti

Pengguna yang berencana untuk mengganti processor laptop, biasanya perlu mendeskripsikan masalahnya terlebih dahulu. Indikasi yang paling mudah diperhatikan oleh pengguna ketika prosesor laptop bermasalah adalah laptop menjadi lebih lemot dan kurang responsif. Hal ini tentu mengganggu produktivitas pengguna.

Terdapat beberapa alasan lain yang menjadi penyebab prosesor bermasalah dan harus diganti yang perlu diketahui pengguna. Berikut 3 jenis masalah yang menjadi penyebab pengguna perlu mengetahui cara ganti prosesor laptop, yaitu:

1. Software yang Menumpuk

Ketika laptop lemot dan mengganggu performa produktivitasnya, biasanya pengguna perlu mengecek software yang ada di dalamnya. Banyaknya software yang melebihi kapasitas dapat mengganggu performa laptop dan jika dibiarkan akan membuat prosesor rusak dan harus diganti.

2. Kurang Merawat Hardware

Penyebab kedua adalah pengguna yang kurang merawat hardware sehingga mengalami kerusakan. Umumnya, pengguna sangat jarang merawat bagian dalam laptopnya. Padahal hal ini sangat penting. Menjaga kondisi hardware dapat memengaruhi kondisi prosesor laptop juga.

Misal, pengguna menjaga kondisi hardware dengan cara sering membersihkan debu dan rutin melakukan pengecekan harddisk secara berkala. Hal ini dapat dilakukan secara mandiri dan rutin, karena hardware dan processor merupakan komponen vital yang saling berkaitan agar performa laptop menjadi baik.

3. Laptop Tersiram Air atau Cairan Lain

Prosesor yang rusak dan harus diganti biasanya karena penyebab laptop terkena cairan, seperti air yang tumpah atau kehujanan. Penyebab ini paling umum dialami oleh pengguna yang memiliki laptop. Komponen-komponen di dalam laptop akan rentan dan cepat rusak apabila terkena air.

Maka dari itu, jika pengguna mengalami permasalahan prosesor laptop yang terkena air. Otomatis solusi penyelesaiannya adalah dengan mengganti processor laptop. Cara ganti prosesor laptop akan dijelaskan pada pembahasan berikutnya, yang mana dapat pengguna simak setelah mengetahui penyebab permasalahannya.

Cara Mengganti Processor Laptop

Mengganti processor laptop merupakan hal yang cukup rumit dan kompleks. Pengguna disarankan untuk membawa permasalahan ini pada seorang profesional. Hal tersebut agar dapat meminimalisasi kerusakan yang muncul apabila pengguna mencoba membetulkan prosesor laptop secara mandiri.

Mengganti prosesor laptop yang cukup rumit. Maka pengguna perlu mengetahui bahwa terdapat 7 cara mengganti processor laptop, yaitu sebagai berikut ini:

1. Periksa Socket Prosesor Laptop

Cara pertama yang harus dilakukan sebelum mengganti prosesor laptop adalah memeriksa socket laptop terlebih dahulu. Pengguna perlu memastikan dengan membongkar casing laptop dan melepas pendingin atau heatsink laptop. Setelah itu, pengguna mencari prosesor pengganti yang sesuai.

Penyesuaian antara socket prosesor lama dengan prosesor yang baru merupakan hal penting dan vital. Pengguna dapat mencari prosesor pengganti pada e-commerce dan pastikan bahwa kedua komponen tersebut pas dan sesuai.

2. Update BIOS Pada Laptop

Cara ganti prosesor laptop yang kedua adalah dengan menyimpan semua informasi yang ada di laptop dengan komponen BIOS. Komponen ini akan membantu pengguna menyimpan informasi yang terhubung dengan motherboard sebelum proses penggantian prosesor dimulai.

Untuk update BIOS, pengguna perlu kehati-hatian ekstra karena jika gagal maka semua informasi atau data yang terdapat pada prosesor, hard disk, RAM dan sebagainya akan hilang. Maka dari itu, disarankan pengguna menyerahkan permasalahan ini pada jasa layanan profesional.

3. Siapkan Thermal Paste Processor

Berikutnya, hal yang harus disiapkan ketika mengganti prosesor laptop adalah thermal paste processor. Komponen ini berguna untuk proses pendinginan pada prosesor yang akan dibongkar. Karena hal tersebut dipengaruhi oleh heatsink yang biasanya menempel pada prosesor laptop pengguna.

4. Bongkar Prosesor dari Laptop

Setelah komponen-komponen sudah dipersiapkan, maka cara ganti prosesor laptop selanjutnya adalah membongkarnya. Proses pembongkaran ini juga cukup rumit dan membutuhkan keahlian. Hal tersebut karena masing-masing merk laptop memiliki spesifikasi dan komponen yang berbeda-beda.

Perbedaan tersebut terletak pada, misal keberadaan baterai laptop, letak RAM dan sebagainya. Maka dari itu, pengguna perlu membawa laptop pada jasa servis resmi merk laptop yang dimiliki. Hal tersebut dapat berpengaruh untuk meminimalisasi kerusakan ketika proses pembongkaran dilakukan.

5. Bersihkan Socket Prosesor

Jika casing laptop berhasil dibongkar tanpa adanya masalah yang berarti, cara selanjutnya adalah membersihkan soket prosesor. Biasanya, hal yang lazim ditemukan pada bagian dalam laptop adalah debu dan kotoran yang menempel lainnya. Pada tahap ini, pengguna perlu menyiapkan kuas kecil.

6. Masukkan Prosesor Pengganti

Apabila sudah dibersihkan, maka cara ganti prosesor laptop selanjutnya sudah memasuki tahap memasukkan prosesor pengganti. Pastikan pengguna perlu hati-hati dalam memasukkan socket processor pengganti, terlebih pada bagian pin atau kaki-kaki prosesor.

Biasanya terdapat tanda segitiga yang menjadi pertanda untuk meletakkan prosesor dengan baik dan benar. Setelah socket prosesor diletakkan dengan benar, maka kunci prosesor tersebut dan oleskan thermal paste pada permukaan prosesor dan komponen heatsink. Cara-cara ini tidak boleh terlewatkan oleh pengguna.

7. Re-Install Sistem Operasi

Cara terakhir adalah dengan memasang kembali casing laptop dengan benar dan menutup semua komponen yang ada di bagian dalam laptop dengan baik. Lalu, pengguna dapat install sistem operasi yang digunakan. Hal ini bertujuan agar mengembalikan laptop pada performa sebelumnya.

Ketika melakukan reinstall atau repair sistem operasi, beberapa hal yang harus diketahui pengguna seperti sistem yang akan beberapa kali restart sebelum dapat bekerja secara optimal. Maka dari itu, diperlukan kesabaran dan ketelitian untuk menuntaskan cara terakhir ini.

Kesimpulannya, cara ganti prosesor laptop adalah aktivitas yang cukup riskan dan kompleks. Pengguna perlu memahami bahwa hal ini hanya dapat dilakukan oleh ahli profesional. Maka dari itu, sebelum memutuskan untuk mengganti atau update prosesor, pengguna sebaiknya mengidentifikasi masalah terlebih dahulu.

Jika masalah sudah teridentifikasi, maka pengguna dapat melanjutkan pada tahap perbaikan. Pastikan pengguna membawa permasalahan ini pada ahli profesional, karena masalah mengganti prosesor adalah hal yang cukup vital dan rumit sehingga tidak dapat diselesaikan oleh orang tanpa pengalaman.