CARA INSTALL DEBIAN 10 DI PC

Cara Install Debian 10 di Personal Computer (PC)

Artikel ini terakhir diperbarui pada 25 Januari 2023.

Debian adalah salah satu varian sistem operasi linux yang bisa kamu pakai gratis. Cara install Debian pada PC pun terbilang sama dengan sistem operasi linux pada umumnya.

Debian juga adalah sistem operasi berbasis linux yang terus aktif melakukan pembaruan, sehingga jika kita lihat pada repositorynya Debian ini telah memiliki paket sebanyak 59000.

Sistem Operasi linux bisa jadi salah satu pilihan untuk kamu yang tidak memiliki dana untuk membeli sistem operasi Windows Original. Menggunakan Linux Debian kamu tidak membutuhkan biaya untuk menggunakannya. Cukup download lalu install pada PC atau Laptop kamu.

Selain gratis, keunggulan Linux ini adalah sifatnya yang open source, linux tidak membutuhkan kapasitas bebas tak terlalu banyak, sehingga kalian dapat memanfaatkan free space lainnya sebagai penyimpan data.

Selain itu, ada beberapa fungsi yang membuat pengendalian terhadap Komputer/ Laptop bisa lebih lancar, karena ada partisi yang dapat membantu kinerja komponen RAM.

Bukan hanya itu, dari sekian banyak varian OS Linux, Debian adalah salah satu Linux dengan penggunaan yang sebagian besar fungsinya sebagai OS Server.

Saat ini Debian memiliki versi terbarunya yakni Debian 10 dengan kode nama Buster. Kamu tertarik menggunakan Debian 10? silahkan ikuti langkah-langkah berikut ini untuk melakukan installasi Debian pada PC kamu.

Cara Install Debian 10 di PC Dengan Mudah

1. Cara Menginstal Debian 10: Membuat Bootable

Langkah pertama untuk cara instal Debian 10 pada PC, kamu harus membuat bootable terlebih dahulu. Untuk membuat bootable, kamu bisa menggunakan media DVD ataupun flashdisk. Tapi sangat disarankan untuk menggunakan flashdisk, hal ini karena sifat nya yang lebih flexible dibandingkan kepingan DVD.

Untuk membuat bootable Debian 10 pada flashdisk, ikuti langkah-langkah instalasi Debian 10 berikut ini: c

  • Download terlebih dulu aplikasi rufus disini lalu install.
  • Download OS Linux Debian disini. Silakan ikuti panduan cara download Debian 10 yang tersedia di sana.
  • Hubungkan flashdisk ke PC
  • Buka Aplikasi Rufus
  • Setelah itu masukkan file ISO Debian kedalam flashdisk dengan cara klik tombol SELECT dalam opti boot selection
  • Tunggu beberapa saat, dan biarkan settingan lainnya diatur secara default
  • Selanjutnya klik tombol Start untuk mulai pembuatan bootable
  • Dan ketika ada pertanyaan konfirmasi, kalian klik Yes saja untuk melanjutkan proses
  • Tunggu beberapa saat hingga proses pembuatan bootable selesai

2. Cara Instalasi Debian 10: Melakukan Pengaturan Pada BIOS

Langkah kedua cara install Debian di PC Setelah bootable Debian berhasil dibuat yaitu melakukan pengaturan pada BIOS. Untuk melakukan pengaturan pda BIOS, silahkan restart PC kamu dan masuk ke menu booting dengan cara menekan tombol (esc, f2, f10, f12, atau del).

Pilih salah satu tombol tersebut untuk masuk ke dalam BIOS, namun umumnya kamu bisa menggunakan tombol F2.

Setelah masuk kedalam BIOS, lakukan pengaturan pada Booting dan posisikan flashdisk pada boot option paling atas (pertama), sedangkan hardisk posisikan di kedua saja.

Jika sudah, kamu bisa tekan f10 dan klik yes untuk mengkonfirmasi perubahan yang telah kamu buat dan PC akan reboot.

3. Install Debian 10: Mulai Instalasi Debian 10

Tutorial debian 10 berikutnya adalah memulai proses instalasi Debian 10. Setelah PC kamu reboot atau restart, secara otomatis kamu akan masuk kedalam proses instalasi. Saat pertama kali proses instalasi berjalan, kamu akan melihat beberapa Opsi instalasi Debian 10 yang harus kamu pilih (lihat gambar dibawah)

macam-instalasi-debian-10
Cara Install Debian Langkah Pertama

Sebagai orang yang baru saja mencoba menggunakan Linux Debian, disarankan untuk memilih opsi yang pertama, yakni melakukan instalasi dengan grafis. Dengan opsi pertama kamu bisa dengan mudah menggunakan cursor dan fasilitas lainnya yang dapat mempermudah proses installasi.

Berikutnya, kalian harus memilih penggunaan bahas untuk sistem operasi Linux Debian. Gunakan bahasa yang membuat kalian nyaman, bisa bahasa Inggris atau Indonesia. Setelah itu klik Continue.

Pilihan-bahasa-Debian-10
Cara Install Debian Langkah 2

Selanjutnya kamu harus menentukan wilayah pengguna yang ditempati, dan kalau memang tidak ada bisa pilih other>> Asia>> Indonesia.

Pilih-lokasi-penggunaan-Debian
Cara Install Debian Langkah 3

Di langkah selanjutnya kamu akan diberikan pilihan untuk penggunaan gaya input keyboard, pada tahap ini bisa dibiarkan default saja karena umumnya sistem operasi sudah menggunakan standar internasional yakni  QWERTY. Klik continue untuk melanjutkan.

keyboard-debian
Cara Install Debian Langkah 4

Selanjutkan kamu akan melakukan pengaturan terhadap hostname kalau memang ada dan diperlukan. Sesuaikan dengan keinganan kamu, bisa menggunakan nama kamu sendiri atau kode tertentu yang kamu kehendaki.

hostname-debian-installasi
Cara Install Debian Langkah 5

Selanjutnya, kamu bisa tambahkan nama domain yang sesuai dengan keinginan, tapi ini tidak harus diisi. Kamu bisa membiarkan bagian ini kosong dan  klik continue.

domain-debian-instalasi

Setelah itu, kamu harus membuat kata sandi root dan ketikkan ulang pada kolom konfirmasinya. Setelah itu klik tombol continue.

root-pass-debian

Note: Password yang dibuat adalah password yang nantinya digunakan untuk mengakses root dari sistem operasi Debian, dikarenakan ada sendiri untuk akun pengguna yang akan dilakukan pengaturan setelah ini.

Berikutnya, kalian akan ditampilkan untuk mengisi nama pengguna yang akan digunakan. Kalian bisa isikan terlebih dahulu nama lengkap kalian. Kemudian klik continue untuk menuju langkah berikutnya.

nama-lengkap-debian-instalasi

Kamu akan Dmemasukkan kembali nama PC, nama panggilan yang akan digunakan dan selanjutnya klik continue.

Setelah itu masukkan atau buat password yang akan kamu gunakan untuk login ke Debian. Buatlah password yang berbeda dengan password yang kamu buat untuk akses root Debian. Tau jika memang terasa merepotkan, kamu bisa menyamakannya. Setelah itu kamu bisa klik continue.

Berikutnya kita masuk kedalan pengaturan bagian partisi hardisk. Pada pengaturan kali ini kamu bisa melakukan pembagian folder sesuai dengan keinginan. Ada beberapa opsi yang bisa kamu pilih, seperti berikut:

  • Guided – use entire disk
  • Guided – use entire disk and set up LVM
  • Guided – use entire disk and set up encrypted LVM
  • Manual

Untuk pengguna pemua disarankan pilih yang paling pertama. Dengan opsi tersebut pengaturan akan berjalan otomatis tanpa kamu pusing harus melakukan pengaturan.

Tapi agar kamu lebih paham mari kita pilih opsi yang kedua. Setelah itu, kalian bisa memilih partisi penyimpanan yang tersedia.

Dalam tutorial kita akan membuat partisi terpisah maka kita pilih opsi ketiga (lihat pada gambar dibawah). Setelah itu klik continue.

pilihan-partisi-debian

Di langkah selanjutnya, kamu akan diberikan beberapa pertanyaan untuk mengkonfirmasi mengenai pengaturan yang telah kita buat. Silahkan pilih yes, dan lanjutkan ke tahap berikutnya.

Pada opsi ini, akan dimunculkan pilihan partisi yang telah kalian lakukan. Ada banyak partisi otomatis yang dibuat langsung, dimana kalian tinggal pilih lanjutkan saja untuk proses instalasi.

Setelah itu akan diminta konfirmasi lagi terkait partisi yang sudah dilakukan sebelumnya, pilih yes dan klik lanjutkan.

hasil-partisi-debian

Nantinya, kalian akan mendapati proses instalasi yang cukup memakan waktu. Kalian bisa sambi dengan aktivitas lain, namun jangan ditinggal karena akan ada beberapa opsi lainnya yang dimunculkan saat pemasangan berikut.

Kalian akan mendapati pertanyaan terkait konfigurasi Package Manager, dimana pastikan PC terhubung dengan internet terlebih dahulu dan baru pilih yes, lalu klik continue untuk melanjutkan.

Berikutnya, kalian akan diminta memilih server repository manakah yang diinginkan, bisa menggunakan server paling dekat atau mungkin bisa milik debiannya secara langsung. Setelah memilih klik continue dan kalian akan mendapati proses lagi.

Untuk penggunaan biasa, kalian tidak disarankan memberikan opsi yes pada partisipasi package usage survey berikut. Dikarenakan memang akan sedikit merepotkan juga sih, akan tetapi kalau ingin eksplorasi lebih jauh bisa memilih opsi yes.

Kemudian kalian bisa pilih beberapa paket lain yang ingin disertakan dalam paket instalasi kali ini. Kalian bisa menyesuaikan berdasarkan kebutuhan. Disini akan dipilih Gnome Desktop, web server, SSH server, dan juga utilitas sistem standar.

Berikutnya, ketika ada pilihan untuk melakukan install the GRUB boot loader juga, klik yes dan lanjutkan dengan continue.

Lalu kalian pilih disk (/dev/sda) dan klik continue untuk meletakkan bootloader akan dilakukan pemasangan.

Dan setelah melewati proses yang panjang, kalian akan mendapati proses complete seperti ini dan klik continue untuk meneruskannya melakukan reboot PC. Jangan lupa cabut flashdisk ketika PC benar-benar sudah mati dan hendak melakukan booting lagi.

Setelah dilakukan reboot, kalian akan mendapati opsi seperti ini di bawah layar bootloader. Dan kalian bisa pilih Debian GNU/ Linux untuk masuk ke dalam sistem.

tampilan booting setelah proses instalasi debian

Dan nantinya kalian akan mendapatkan tampilan seperti berikut, isikan password pengguna yang sudah dibuat sebelumnya dan enter untuk meneruskan masuk ke tampilan Debian.

tampilan-debian-10-buster